Jumat, 14 Juni 2013

BELAJAR DENGAN CARA ALI


Suatu waktu, Ali yang saat itu masih bernama Cassius Clay dipanggil oleh gurunya. "Clay! Kamu itu bandel banget! Bapak yakin, kalo kamu besar kamu nggak jadi apa-apa. Kamu sampah masyarakat!"

Sepuluh tahun kemudian, Ali memenangkan Olimpiade. Ia mendapatkan medali emas. Setiba di rumah, Ali membawa medali emasnya itu keluar, menuju ke rumah gurunya. Ia mengetuk pintu rumah gurunya lalu menyerahkan Medali Emas Olimpiade.

"Bapak, ini hasil ucapanmu!" kata Ali. Ternyata, ucapan gurunya itu membekas di hati Ali. Ia ingin menjadi 'seseorang'. Jika ia capek latihan, ia selalu teringat kata-kata gurunya. Ia menjadikan ucapan gurunya itu sebagai pelecut.

Guru itu langsung menangis dan memeluk Ali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar